Oktober 2, 2026
IMG_20260823_170231

MUARO JAMBI – Rasa kecewa mendalam dirasakan oleh kelompok tani (Poktan) Embun Jaya. Ameen Kasel, Ketua Poktan Embun Jaya, meluapkan kekecewaannya atas tidak direalisasikannya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di wilayahnya, padahal seluruh tahapan administrasi dan verifikasi lapangan telah mereka lalui sejak awal.

Ameen menuturkan bahwa proposal pengajuan JUT dari Poktan Embun Jaya sudah diserahkan jauh hari sebelum kelompok-kelompok tani lainnya mengajukan hal serupa. Bahkan, tim Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dari dinas terkait telah turun pertama kali untuk mengecek lokasi mereka.

“Proposal kami masuk paling awal, dan verifikasi CPCL dari dinas pun turun pertama kali di kelompok tani Embun Jaya ini. Namun, saat realisasi pembangunan, lokasi kami justru tidak jadi dibangun. Tentu ini sangat mengecewakan kami para petani,” ujar Ameen.

Kekecewaan ini makin terasa ironis jika melihat komitmen para petani Poktan Embun Jaya dalam meningkatkan produktivitas pangan daerah. Di tengah tantangan musim kemarau, para anggota Poktan Embun Jaya tetap konsisten menggarap lahan dan menanam padi. Hal ini dilakukan demi membuktikan keberhasilan mereka dalam menerapkan pola tanam dua kali dalam setahun (IP 200).

Atas kejadian ini, Ameen menyayangkan sikap kepemimpinan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, Ir. Evi Sahrul, yang dinilainya tidak objektif dan mengabaikan potensi riil di lapangan.

“Di musim kemarau ini kami masih tetap menanam padi untuk membuktikan bahwa kami mampu dan sudah bisa tanam satu tahun dua kali. Intinya, kepemimpinan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Muaro Jambi, Ir. Evi Sahrul, tidak memandang potensi yang ada di bawah,” tegasnya.

Para petani Poktan Embun Jaya berharap pihak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Dinas Pertanian dapat meninjau kembali keputusan tersebut serta memberikan perhatian yang adil bagi kelompok tani yang terbukti aktif dan produktif.

Pewarta Bung Kandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *