Oktober 1, 2026
IMG-20260917-WA0009

MUARO JAMBI —Berita Harian pagi com Puluhan warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro jambi, menggelar aksi protes dengan mendatangi langsung lokasi stockpile (tempat penumpukan) pasir yang beroperasi di RT 03 desa setempat.
​Aksi ini dipicu oleh keresahan mendalam masyarakat akibat aktivitas penumpukan pasir yang dinilai telah menimbulkan berbagai dampak buruk bagi lingkungan dan kenyamanan warga sekitar.
​Dampak Lingkungan dan Sosial yang Dikeluhkan Warga
​Berdasarkan keterangan warga di lapangan, operasional stockpile pasir tersebut telah memicu sejumlah permasalahan serius, di antaranya:
​Pencemaran Udara dan Suara: Warga mengeluhkan paparan debu tebal setiap hari serta tingkat kebisingan yang mengganggu ketenangan istirahat.
​Kerusakan Kenyamanan: Aktivitas alat berat dan kendaraan pengangkut menimbulkan getaran yang dirasakan langsung di permukiman warga.
​Kemacetan Lalu Lintas: Keluar masuknya truk pengangkut pasir memicu kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak.
​Buruknya Hubungan Sosial: Pihak pengelola dinilai abai dan tidak menjaga komunikasi serta hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
​Desakan Penutupan Tegas
​Akibat dampak yang kian meresahkan tanpa adanya solusi konkret dari pihak pengelola, masyarakat secara tegas mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan. Warga menuntut agar aktivitas stockpile pasir tersebut ditutup atau dihentikan secara permanen demi mengembalikan keamanan dan kenyamanan lingkungan Desa Penyengat Olak.
​Hingga berita ini diturunkan, warga masih memantau perkembangan situasi dan berharap ada tindakan cepat dari aparat penegak hukum serta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.*red…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *