​JAMBI,harianpagi.com _ Mendekati Idulfitri 1 Syawal 1447 H (20/21 Maret 2026), denyut nadi Kota Jambi berpindah ke pusat-pusat perbelanjaan. Pantauan langsung di lapangan Senin 16/03/2026 menunjukkan kemacetan ikonik di Simpang Mayang dan Pasar Jambi akibat lonjakan pengunjung. Gerai-gerai besar seperti Jamtos (Jambi Town Square), WTC Batanghari, serta jajaran butik di kawasan Sipin dan Pasar Tengah kini dipadati warga yang rela mengantre panjang demi melengkapi kebutuhan sandang keluarga.
Suasana di dalam gerai terasa sangat dinamis dengan rak-rak yang terus diisi ulang oleh petugas. Tahun ini, trend busana muslim didominasi oleh bahan lembut seperti shimmer dan silk dengan palet warna pastel yang elegan. Di kategori wanita, gamis dan kaftan minimalis menjadi incaran utama. Untuk pria, koko kurta modern dengan potongan slim fit sangat diminati, sementara pakaian anak-anak dengan karakter ceria dan bahan katun dingin tetap menjadi prioritas utama para orang tua.
Harga yang dibanderol cukup variatif namun tetap kompetitif. Pakaian anak-anak mulai dari Rp75.000 hingga Rp250.000, koko pria di kisaran Rp125.000 sampai Rp450.000, dan busana wanita atau gamis mulai dari Rp200.000 hingga Rp850.000 untuk koleksi premium di butik.
Demikian suara beberapa konsumen. Ibu Rina (43), pengunjung asal Muaro Jambi, mengaku sengaja datang lebih awal meski harga sedikit naik dibanding tahun lalu demi menghindari kerumunan H-1 yang ekstrem. Sementara itu, Bapak Ridwan (47), seorang pembeli di WTC Batanghari, memilih belanja di malam hari karena mengincar promo pembayaran digital. Ibu Maya (39), warga Telanaipura, menambahkan bahwa dirinya lebih memilih butik di area Sipin yang suasananya lebih tenang dan koleksinya tidak pasaran.
sementara pengakuan para penjual kepada media ini, Bapak Andi( 43),pemilik toko di kawasan Pasar Jambi, melaporkan kenaikan omzet hingga 40 persen dan kini menambah jam operasional hingga larut malam. Pemilik gerai Sakinah Fashion, Ibu Fatma (42), menyebutkan bahwa stok warna sage dan dusty pink miliknya ludes terjual setiap harinya.
Koordinator lapangan di Jamtos, Bapak Doni (48),mengungkapkan pihaknya memperketat keamanan dan menambah meja kasir untuk mengurai antrean. Terakhir, Bapak Hendra (49), pemilik distro pria di Sipin, mengaku harus memesan stok tambahan karena tingginya minat pada kemeja linen premium.
Sedikit tips berbelanja dari sejumlah komentar pembeli yang berhasil dirangkum. Agar keuangan tetap stabil pasca-Lebaran, masyarakat disarankan menerapkan strategi belanja pintar. Pertama, manfaatkan program Midnight Sale atau promo cashback dari dompet digital yang banyak tersedia di tenant besar.
Kedua, jelajahi butik di pinggiran kota atau kawasan Sipin untuk mendapatkan harga lebih kompetitif. Ketiga, buatlah daftar belanja spesifik dari rumah untuk meredam godaan belanja impulsif. Terakhir, lakukan riset harga melalui media sosial sebelum membeli agar mendapatkan penawaran terbaik.
Pewarta : Harvery
Sumber: liputan langsung di lapangan pada Jamtos (Jambi Town Square), WTC Batanghari, serta jajaran butik di kawasan Sipin dan Pasar Tengah.
