JAMBI, harianpagi.com — Jagat digital Bumi Melayu sedang tidak baik-baik saja setelah kabar mengejutkan datang dari salah satu kreator konten paling berpengaruh di Jambi, Dewi Mora Manalu atau yang lebih akrab disapa Dewi Jambi (@dewi.jambi). Sejak Minggu siang (05/04/2026) lalu, akun TikTok miliknya yang memiliki lebih dari 740.000 pengikut mendadak raib dari mesin pencarian. Hilangnya akun peraih Juara Favorit Talenta Jambi TVRI 2025 ini bukan sekadar masalah teknis biasa, melainkan diduga kuat merupakan hasil dari aksi ‘zolim’ digital melalui praktik laporan massal (mass report) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Keadaan ini secara otomatis melumpuhkan ekonomi kreatif lokal yang selama ini bergantung pada jangkauan digital sang kreator. Dampak hilangnya akun dengan total 2,7 juta suka tersebut membuat sejumlah kontrak pemasaran UMKM yang tengah berjalan kini terkatung-katung, menimpa mitra strategis seperti unit bisnis kuliner Pempek Selamat, pelestari budaya Rumah Batik Azmiah, hingga penyedia jasa Jambi Home Care. Para pelaku usaha dari kawasan Sipin hingga Telanaipura mengaku rantai promosi digital mereka terganggu, mengingat figur Dewi Jambi merupakan tumpuan utama dalam melakukan penetrasi pasar di wilayah Jambi.
Munculnya dugaan persaingan tak sehat semakin menguat berdasarkan pantauan reporter di lapangan pada Selasa sore (07/04/2026) lalu, di kawasan Taman Jaksa, Telanaipura. Raibnya akun tersebut menjadi topik hangat perbincangan warga yang menyayangkan adanya sabotase algoritma melalui laporan massal yang memicu penangguhan otomatis oleh platform. Praktik ini dinilai sangat merugikan karena tidak hanya mematikan kreativitas, tetapi juga menyandera stabilitas pendapatan para pedagang kecil yang bermitra dalam mempromosikan produk mereka.
Insiden ini pada akhirnya menyingkap kerentanan platform asing yang menjadi tumpuan ekonomi digital di daerah. Hingga berita ini diterbitkan, akun tersebut masih tidak terdeteksi meski telah dicoba diakses menggunakan berbagai server browsing oleh masyarakat. Belum ada pernyataan resmi terkait langkah pemulihan akun, sementara puluhan pelaku UMKM di Jambi kini hanya bisa menunggu kepastian di tengah ketidakpastian keberlanjutan promosi produk mereka yang terhambat.
Pewarta: Harvery
Sumber: Masyarakat sekitar Taman Jaksa, yang rata rata pemilik kuliner. Dan sejumlah pemilik kuliner yang sedang berbincang masalah sang konten kreator hebat, pem promosi hasil karya kuliner dan UMKM di jambi.
Editor: Redaksi harianpagi.com
