TANJAB BARAT —Berita Harian Pagi.Com-berita harian pagi. com- Kondisi bangunan Puskesmas Sungai Tiram yang berada di Kelurahan Sungai Nibung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menjadi sorotan. Bangunan yang semestinya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat tersebut kini dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan aset dan anggaran pemerintah daerah, khususnya biaya pemeliharaan atau perawatan rutin yang semestinya mendukung keberlangsungan bangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Apabila benar terdapat anggaran pemeliharaan yang dialokasikan secara rutin, publik tentu berhak mengetahui bagaimana pelaksanaan, penggunaan, serta hasil dari anggaran tersebut. Terlebih, kondisi bangunan yang mengalami kerusakan parah berpotensi menimbulkan pemborosan dan kerugian keuangan daerah apabila tidak segera ditangani.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sahala Simatupang, saat dikonfirmasi media ini terkait kondisi Puskesmas Sungai Tiram dan anggaran perawatan rutin, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu.
“Nanti dikordinasikan dulu, sebab saya ada acara pesta di Jambi,” ujar Sahala saat dikonfirmasi.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian, sementara kondisi bangunan membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari instansi terkait.
Publik berharap Dinas Kesehatan dapat memberikan informasi secara terbuka mengenai status bangunan, riwayat pemeliharaan, besaran anggaran perawatan yang telah dialokasikan, serta langkah pemerintah daerah terhadap kondisi Puskesmas Sungai Tiram saat ini.
Jika terdapat indikasi ketidaksesuaian dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan, pihak berwenang diharapkan melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan guna memastikan penggunaan keuangan daerah berjalan secara transparan dan akuntabel.
Reporter ; ardi
