Oktober 2, 2026
IMG_20260827_113834

KOTA JAMBI – Berita Harian Pagi.Com-Kamis 27 Agustus 2026 MPRJ Laporkan Oknum Dewan Kota yang Di duga Main Proyek, Dalam Keterangannya Bob to selaku ketua MPRJ Mengatakan Berdasarkan Hasil informasi dan Ivestigasi Kami Di lapangan Bahwa Di duga Kuat Oknum Pimpinan Dan Angota DPRD Kota Jambi, Mengerjakan Sendiri Paket  POKIR Hari ini Kita Langsung  Laporkan Berupa Proyek Infrastruktur Dan Bangunan Dalam Wilayah Kerja Kota Jambi Ke PTSP Kejati Jambi Sebagai Laporan Awal Beberapa Fakta Yang Mengarah Pada Dugan Oknum Dewan Kota yang Menjelma Menjadi Kontraktor atau Kontraktor Bayangan , Indikasi Ini Di mulai  Dari konflik Hubungan Kolegial Yang Rusak Akibat Jatah Pokir Yang tidak Setara Antara Unsur Pimpinan Dan Anggota Dewan Kota Jambi akibat bahasa arogan yang diduga meluncur dari oknum Wakil Ketua (Waka) DPRD Kota Jambi.Sang pimpinan ditengarai telah melabeli rekan rekan sejawatnya di komisi dan fraksi biasa sebagai figur yang “lolo” (bodoh/lemah), yang dijadikan kambing hitam mengapa porsi jatah Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) aspirasi mereka, jauh lebih sedikit dibandingkan kuota fantastis milik unsur pimpinan Yang Berakibat Melahirkan Manivesto Konsolidasi wacana Musi tidak Percaya terhadap unsur pimpinan dewan.

Di Tengah Konflik Anggota Dewan Yang Panas, Dalam Pihak Pemerintah Sendiri Sedeng Memanas Dugaan praktik lancung dalam pembagian paket proyek infrastruktur di Kota Jambi , Di tengah santernya kabar mengenai kewajiban komitmen setoran sebesar 15 persen, Kotak pandora ini mulai terbuka ketika sejumlah sumber di dinas teknis secara blak-blakan mengungkapkan asal-usul proyek yang menjadi polemik tersebut.

Pihak dinas menyebut bahwa paket pekerjaan yang sedang berjalan merupakan program Pokok Pikiran (Pokir) milik pimpinan dewan. Bahkan, dalam pengakuannya, pihak dinas secara eksplisit menunjuk nama Dani sebagai pelaksana utama yang sejak awal diplot untuk mengeksekusi proyek tersebut di lapangan. Dani ditengarai menjadi jembatan pengondisian paket agar tidak jatuh ke tangan rekanan lain.

Kemudian Dari Pada Itu Kami Menduga Bahwa Pokir milik empat unsur pimpinan saja secara akumulatif telah menyedot anggaran negara sebesar Rp17.445.600.000,00 dari total pagu dinas PUPR Kota Jambi. Besarnya porsi penguasaan dana aspirasi berupa paket penunjukan langsung bernilai di bawah Rp 200 juta per titik ini dinilai pengamat anggaran sebagai celah subur bagi praktik transaksi politik bawah meja. “Model pemecahan anggaran menjadi paket-paket kecil senilai Rp50 juta hingga Rp 200 juta ini adalah siasat klasik agar proyek terhindar dari kewajiban tender lelang terbuka di sistem LPSE, Di mana Berdasarkan kompilasi baris data otentik file Excel kedinasan PUPR, jatah paket pengerjaan infrastruktur jaling dan parit tersebut dikavling secara terstruktur berdasarkan tingkat hierarki kursi pimpinan dewan:

1. Kemas Faried Alfarelly, S.E. (Ketua DPRD / Partai Golkar) Selaku pemegang palu pimpinan tertinggi parlemen Kota Jambi, ia tercatat mengamankan ploting anggaran Pokir paling masif, yakni sebesar Rp5.525.000.000,00 (Rp5,5 Miliar). Dana ini dipecah ke dalam 39 paket proyek PL jaling dan drainase yang tersebar di wilayah basis pemilihannya,

2. Muhammad Yasir, S.Pd., M.M. (Wakil Ketua I / Partai Gerindra) Menduduki kursi wakil pimpinan pertama, jatah alokasi dana aspirasi fisik yang berada di bawah kendalinya tercatat mencapai Rp2.643.600.000,00 (Rp2,6 Miliar). Anggaran tersebut didistribusikan ke dalam 12 paket pekerjaan, dengan fokus lokalisasi pengerjaan terbesar berada di kawasan Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

3. H. Jefrizen, S.E. (Wakil Ketua II / Partai NasDem) Politisi NasDem ini tercatat mengunci pengondisian paket konstruksi dengan nilai kumulatif sebesar Rp3.927.000.000,00 (Rp3,9 Miliar). Dana tersebut dibagi-bagi menjadi 22 paket pekerjaan fisik penunjukan langsung yang terkonsentrasi di area Kelurahan Mayang Mangurai, Bagan Pete, dan Rawasari.

3. Naim, S.H. (Wakil Ketua III / PAN)

Unsur pimpinan fungsional di jajaran pimpinan ini mengantongi jatah pagu Pokir sebesar Rp5.350.000.000,00 (Rp5,3 Miliar). Anggaran jumbo ini dipecah menjadi 19 paket kegiatan yang sebagian besar dialokasikan untuk pembiayaan konstruksi jalan lingkungan, parit, hingga pelebaran Sungai di kawasan Kelurahan Lingkar Selatan dan Paal Merah.

Atas dasar hal di atas bobto meminta Kejati Jambi agar segera melakukan langkah dan upaya hukum dengan Dengan Memanggil Dan Memeriksa , Ketua DPRD Kota Jambi Dan Jajaran Yang Di duga Ikut Terlibat Dan di duga Menerima Fee Dari Perbuatan Yang Terindikasi Merugikan Negara dan Menguntungkan Pribadi Tersebut

Panggil Dan Periksa Kepala UKPBJ Kota Jambi Yang Di duga Ikut Terlibat Dan di duga Menerima Fee Dari Perbuatan Yang Terindikasi Merugikan Negara dan Menguntungkan Pribadi D Tersebut

Panggil Dan Periksa Dinas PUPR Kota Jambi Yang Kami duga menjadi Pemain Inti Atas Perbuatan Yang Terindikasi Merugikan Negara dan Menguntungkan Pribadi Tersebut tutup bob to..

 

Pewarta  : Bung Kandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *