MUARO JAMBI —Berita Harian Pagi.Com -Kepedulian sosial di Kabupaten Muaro Jambi kembali menuai sorotan tajam. Warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), meluapkan kekecewaan mendalam atas lamban dan minimnya respons dari Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi.
Kemarahan ini memuncak setelah Bakri (56), seorang warga RT 13 desa setempat yang hidup sebatang kara dalam kondisi sakit parah tanpa keluarga, ditemukan meninggal dunia seorang diri di rumahnya dengan kondisi jenazah yang sudah membengkak pada Selasa, 15 September 2026 pukul 09.00 WIB.
Kronologi Keterlantaran: Laporan Berulang, Respons Minim
Selama masa-masa sulitnya, Bakri hanya bisa pasrah menahan sakit sendirian di dalam rumah. Beruntung, kepedulian sosial masih hidup di hati para tetangga. Secara bergiliran, warga sekitar dengan keterbatasan yang ada berinisiatif menjenguk, merawat, dan memperhatikan kondisinya.
Melihat kondisi kesehatan Bakri kian memburuk, pihak Pemerintah Desa Penyengat Olak bersama warga telah berulang kali melaporkan kasus ini secara resmi kepada Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi. Harapannya jelas: agar pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan medis, evakuasi, atau perawatan yang layak bagi warga yang terlantar.
Namun, kenyataan justru berbanding terbalik. Dari sekian banyak laporan yang dilayangkan warga selama Bakri sakit, pihak Dinas Sosial tercatat hanya datang sekali ke lokasi. Ironisnya, kunjungan sesaat itu sama sekali tidak diikuti dengan tindakan nyata maupun evakuasi lanjutan.
Berpulang dalam Sunyi Tanpa Perhatian Pemerintah
Puncak kepedihan dan kekecewaan warga terjadi pada Selasa pagi (15/09/2026) pukul 09.00 WIB. Warga yang mendatangi rumahnya dikejutkan mendapati Bakri telah tutup usia seorang diri tanpa adanya pendampingan medis maupun intervensi dari pemerintah. Lebih menyayat hati, kondisi jenazah almarhum saat ditemukan sudah dalam keadaan membengkak.
”Kami sudah berkali-kali melapor ke Dinas Sosial selama almarhum sakit. Mereka cuma datang sekali saja, setelah itu tidak ada tindakan apa-apa lagi sampai beliau meninggal dunia sendirian di rumahnya,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.
Desakan Evaluasi Kinerja Dinas Sosial
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa warga berusia 56 tahun ini mencederai rasa kemanusiaan dan menjadi tamparan keras bagi birokrasi daerah. Warga Muaro Jambi mendesak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk segera mengevaluasi kinerja internal Dinas Sosial yang dinilai abai dan gagal menjalankan fungsi perlindungan serta pelayanan sosial dasar bagi masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan.
Tim Redaksi..
