JAMBI, harianpagi.com — Sebuah pembuktian atas dedikasi dan kecintaan terhadap olahraga asah otak baru saja tuntas di Kota Jambi. Kompetisi akbar bertajuk Turnamen Catur Walikota Cup Jambi yang disinergikan dengan Turnamen Bulanan Ke-IV Pengprov Percasi Jambi resmi ditutup secara sukses pada Minggu malam, 31 Mei 2026.
Acara yang dipusatkan di Gedung Indogrosir, Pal X, Kota Jambi ini tidak hanya sukses menyedot animo 116 pecatur tangguh lintas generasi, namun juga menjadi simbol kuatnya gerakan gotong royong komunitas lokal dalam menyemarakkan HUT Kota Jambi ke-80. Sejak genderang kompetisi ditabuh secara resmi oleh Walikota Jambi, DR. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Sabtu kemarin, atmosfer persaingan ketat langsung menyelimuti arena.
Menariknya, di balik kemeriahan yang tercipta, turnamen kolaborasi ini menyimpan cerita perjuangan mandiri yang luar biasa dari jajaran panitia lokal dan pengurus Percasi Kota Jambi di bawah komando AKBP (Purn.) Yuslizar. Minimnya andil dan kontribusi dari pihak Pengda Percasi Provinsi Jambi memaksa panitia untuk memutar otak demi menutupi segala keterbatasan taktis yang ada.
Ketua Percasi Kota Jambi, AKBP (Purn.) Yuslizar, secara terbuka mengonfirmasi tantangan tersebut. Beliau menegaskan bahwa meskipun pergelaran besar ini sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari segi akomodasi, tekad bulat kepengurusan kota membuat acara tetap dapat dilangsungkan dengan penuh antusiasme serta semangat yang tinggi.
Langkah taktis ini disambut hangat oleh pihak swasta; manajemen Indogrosir Jambi yang dipimpin Matheo Adrian membuka pintu kolaborasi secara luas, didukung oleh sokongan kemitraan dari GaPpki dan Montiss Tissue yang membuat kompetisi dapat berjalan representatif.
Ketegangan taktik mencapai klimaksnya pada babak final yang digulirkan secara marathon sejak Minggu pagi pukul 09.00 WIB. Setelah melewati pertarungan sengit yang menguras mental dan konsentrasi, seluruh rangkaian pertandingan resmi berakhir tepat pada pukul 18.15 WIB.
Memasuki senja, ketegangan berganti menjadi rona bahagia saat panitia langsung menggelar prosesi seremonial penyerahan trofi juara beserta berbagai hadiah hiburan lainnya kepada para pemenang. Seluruh rangkaian agenda besar ini berjalan dengan sangat khidmat, aman, dan sukses dari awal hingga akhir.
Berdasarkan hasil rekapitulasi data resmi dari meja panitia, berikut adalah daftar pecatur yang berhasil menembus posisi lima besar terbaik:
Daftar Pemenang Kategori Terbuka/Umum
Juara 1: Dedi Iskandar
Juara 2: Ruli Putra Andriyansah
Juara 3: Apririyan Hidayat
Juara 4: Gusrian Wirianto
Juara 5: Ramses Hasibuan
Penghargaan Khusus: Predikat Best Veteran diraih oleh Ramses Hasibuan (Peringkat 5), sementara predikat Putri Terbaik dikunci oleh Anna Mepti Febria (Peringkat 22).
Daftar Pemenang Kategori Veteran (Khusus)
Juara 1: NM Sarmadoli Siringo Ringo (Tanjung Jabung Barat)
Juara 2: Heri (Tanjung Jabung Barat)
Juara 3: Ramses Hasibuan (Kota Jambi)
Juara 4: NM Winarno (Kota Jambi)
Juara 5: Eko Wahyudi (Tanjung Jabung Timur).
Menutup momentum keberhasilan ini, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Yosef Sihotang, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Beliau menyampaikan bahwa terlaksananya turnamen ini dari awal hingga akhir merupakan buah dari kebersamaan yang kokoh. Walau berjalan di tengah berbagai keterbatasan, kemandirian dan totalitas pengurus lokal justru berhasil menjaga martabat serta gairah olahraga catur di Tanah Pilih Pesako Betuah tetap menyala.
Pewarta: Harvery.
Sumber: Liputan langsung di Indogrosir, Pal X, Kota Jambi dan Ketua Panitia Pelaksana.
Editor: Redaksi.
