Mei 26, 2026
IMG-20260506-WA0006

Tanjung Jabung Barat – berita harian pagi. com. Konferensi pers yang digelar oleh Menteri Kesehatan RI di RSUD KH DAUD arif Kuala tungkal Provinsi Jambi berlangsung dengan sorotan tajam dari awak media.
kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jambi serta Bupati Tanjung Jabung Barat, menyusul perhatian publik terhadap berbagai isu pelayanan kesehatan di daerah, termasuk polemik yang melibatkan RSUD KH Daud Arif.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah jurnalis secara intens melontarkan pertanyaan kepada Direktur Utama RSUD KH Daud Arif terkait berbagai persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Namun, Dirut rumah sakit tersebut memilih tidak memberikan komentar dan tampak menghindari pertanyaan yang diajukan.
Sikap bungkam tersebut justru memunculkan tanda tanya baru di tengah publik. Awak media juga menyoroti keberadaan Dewan Pengawas (Dewas) rumah sakit, khususnya figur Alam Sukisman, yang hingga saat ini tidak terlihat muncul maupun memberikan penjelasan dalam situasi yang dinilai krusial.

Di mana Dewas? Ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat, ujar salah satu jurnalis di lokasi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan RI dalam pernyataannya menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kesehatan, terutama di fasilitas milik pemerintah. Ia juga menyebut bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh jika ditemukan adanya pelanggaran atau kelalaian dalam sistem pelayanan.
Kehadiran Gubernur Jambi dan Bupati Tanjung Jabung Barat dalam konferensi pers tersebut diharapkan mampu menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menanggapi persoalan yang ada.

Namun, hingga berakhirnya kegiatan, belum ada penjelasan resmi dari pihak RSUD KH Daud Arif maupun Dewan Pengawas terkait isu yang berkembang.
Situasi ini pun semakin memicu desakan publik agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di daerah.

Jurnal : ardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *